Sejak hari itu, aku mulai lebih berani mendekat, mengenalmu lebih dalam, dan perlahan, tumbuhlah rasa yang tak bisa lagi aku pendam. Hingga akhirnya, aku mengumpulkan keberanian untuk menyatakan perasaanku padamu bukan sekadar ingin dekat, tapi ingin serius, ingin tumbuh bersama dalam satu tujuan: menyempurnakan ibadah yang paling indah, yaitu menikah.