



Semesta selalu mengatur cerita untuk pertemuan dengan cara yang tak terduga. 4 tahun menempuh perjalanan pendidikan bersama di IPDN tidak lantas membuat kami bersama, kami menjalani cerita kehidupan masing-masing. Pada Tahun 2024, 2 tahun berlalu setelah menjalani pendidikan, perkenalan singkat dari teman membuat kami saling mengenal satu sama lain. Tidak disangka perkenalan itu membawa kami pada ikatan suci ini.
Lewat sosial media kami saling menyapa dan menautkan cerita. Uniknya semesta seakan terus berkonspirasi untuk menyatukan kami berdua, dari pertemuan pertama hingga saling mengenal keluarga masing-masing berjalan begitu saja membuat kami semakin dekat. Tentu saja, tidak semua berjalan mulus, ada rindu yang tertahan, ada jarak dan perbedaan yang menguji serta cobaan silih berganti. Namun, Lewat itu kami tumbuh bersama, belajar dari setiap luka dan mendewasakan kami dalam menjalani hubungan.
Dan pada akhirnya tiba pada halaman baru dalam kisah cinta yang bukan lagi tentang “aku” dan “kamu” melainkan “kita”. Dengan keyakinan, Maret 2025 setelah kedatangan zahrul beberapa kali ke Bengkulu sebelumnya untuk menunjukkan keseriusan, Zahrul menyampaikan niatnya kepada orang tua Cici untuk mengikat janji dan menuliskan cinta dalam suatu ikatan suci bersama selamanya. Hingga 20 Agustus 2025 kami melangsungkan lamaran.
Akhirnya kami melangkah ke hari yang selalu kami panjatkan dalam doa. Dengan penuh cinta kami memilih menjadikan kisah cinta sederhana, tulus dan penuh takdir ini abadi dalam ikatan pernikahan. Kami percaya, bukan karna bertemu lalu berjodoh tapi karna berjodoh lah kami dipertemukan sebagaimana yang pernah dikatakan oleh saydina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”
* Mohon untuk melakukan konfirmasi hadiah anda dengan mengirim bukti transfer/ resi pengiriman kepada mempelai melalui personal message. Terima kasih.
The Wedding of