Dalam berbagai perbedaan, kami menemukan satu hal yang sama: keinginan untuk terus melangkah, bersama.
Hingga pada juni 2025 dalam khitbah sederhana di rumah dengan tawa keluarga, aroma teh hangat, dan doa yang
khusyuk, ia menyampaikan niat memuliakan, cincin disematkan, restu dipeluk, dan kami sepakat untuk terus
melangkah, bersama. kami mengikat janji dalam sebuah kesederhanaan yang penuh makna. Hari itu telah bertaut
ikrar yang suci, sebuah episode baru telah dimulai. Dua jiwa yang kini melangkah bersama diiringi Doa dan harapan
yang sama: menuju selamanya, dengan ridha Allah SWT sebagai arah dan tujuan.