Setelah 11 tahun berlalu, akhirnya kami bertemu kembali.
Bertemu dalam tanda tanya besar mengenai hidup.
Apa kabarmu di sana?
Masihkah kamu merindukan ruang kelas itu?
atau gemasnya pipi merah merona tamatan sekolah?
Tidak ada satu patah kata pun..
kala masa SMA itu.
Tapi aku, Oskar Galih Wira Kusuma, tidak akan melupakan sorot matamu.
Juga aku, Betaria Sarulina yang selalu penasaran dengan gerak-gerikmu.
Sampai pada hari ini, saat semuanya lebih mudah dipahami,
kami memutuskan untuk melangkah bersama melewati seluruh malam, dan setiap musim.
Karena kami percaya, jika sendiri.. kita mungkin bisa berjalan dengan cepat, tapi dengan berdua, kita bisa berjalan jauh.
with love,
Oskar & Betaria.