




Semua berawal pada tahun 2015, di salah satu program kuliah yang mempertemukan dua hati tanpa rencana. Dia mengaku mengagumi saya, namun kami hanya sebatas teman seperjalanan. Waktu berlalu, kami berjalan di jalan masing-masing, hingga takdir kembali mempertemukan kami di momen yang tak terduga, setidaknya bagi saya.
Empat tahun kemudian, ketika jarak telah memisahkan kami, dia datang berkunjung. Kunjungan itu bukan sekadar temu kangen, tapi langkah kecil menuju cerita besar. Di situlah dia pertama kali bertemu dengan orang tua saya. Beberapa bulan setelahnya, dia datang mempersembahkan setangkai mawar emas, dan bersamaan dengannya, ia menyerahkan hatinya. Dari sana, perjalanan kami dimulai.
Lima tahun penuh tawa, doa, dan perjalanan panjang kami lewati bersama. Hingga akhirnya, tepat di hari jadi kami yang kelima, ia berlutut dan melamar saya. Dan kini, kami bersiap untuk melangkah menuju babak baru dalam hidup kami.
Dalam waktu kami menemukan arti, dalam jarak kami belajar setia, dalam cinta kami tumbuh bersama. Kini, di hadapan keluarga dan sahabat, kami siap mengucap janji, untuk saling menggenggam, selamanya.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.