Tak ada yang kebetulan dalam skenario Tuhan. Pertemuan pertama kami terjadi di masa remaja, masa di mana dunia terasa luas, dan segala sesuatunya tampak baru. Kami tumbuh di lingkungan yang sama, sempat menjadi asing, hingga akhirnya Tuhan mempertemukan kami kembali pada waktu yang paling tepat. Sejak saat itu, kami percaya bahwa setiap pertemuan memiliki alasan, dan setiap kisah memiliki takdirnya sendiri.
Yang dahulu hanyalah sapaan biasa, kini menjelma menjadi kisah luar biasa. Waktu membawa kami dari obrolan ringan menjadi cerita panjang yang penuh tawa, doa, dan makna. Langkah demi langkah, tanpa kami sadari, rasa itu tumbuh, bukan karena kebetulan, melainkan karena kehendak Tuhan yang mempersatukan dua jiwa yang saling melengkapi. Kini setiap hari menjadi bukti bahwa cinta yang tulus tidak datang tergesa, tetapi tumbuh perlahan dan berakar dalam kesabaran.
Kami percaya, bukan karena bertemu lalu berjodoh, tetapi karena berjodohlah maka Tuhan mempertemukan. Dan pada tanggal 28 November 2025, kami akan mengikrarkan janji suci pernikahan. Segala yang tampak sederhana ternyata telah dirancang dengan begitu indah oleh-Nya, untuk menjadi kisah cinta yang abadi.