




Pertemuan kami bermula di Gereja, pada tahun 2013, rumah doa tempat kami bertumbuh dalam iman. Saat itu, Wika baru beranjak remaja, sementara Marasi telah menapaki langkah sebagai seorang pemuda, sekaligus guru sekolah minggu bagi adik-adik Wika kala itu.
Seiring waktu berjalan, benih ketertarikan itu tumbuh di antara kami. Kami belajar memahami, menerima, serta saling melengkapi, hingga akhirnya di tahun 2014, kami mantap menapaki kisah bersama sebagai sepasang kekasih.
Sepuluh tahun perjalanan ini bukan hanya diwarnai bahagia semata. Duka pun hadir, ujian pun datang. Lima tahun terakhir, keadaan dan jarak sempat mengguncang dan hampir membuat kami menyerah. Namun kasih Tuhan tak pernah meninggalkan, Ia selalu menunjukkan jalan keluar. Dari setiap rintangan, kami ditempa menjadi lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih teguh menjaga cinta ini.
Akhirnya, dari setiap langkah yang telah kami jalani, Tuhan membuka jalan yang indah. Ia mengarahkan kami pada ibadah terpanjang dalam hidup kami: pernikahan yang kudus dan berkenan kepada-Nya. Mulai tanggal 01 November 2025, kami akan berlayar dalam bahtera rumah tangga, dengan doa dan harapan agar kasih Tuhan senantiasa menjadi jangkar perjalanan kami. Amin.
The Wedding of