Dari kebiasaan kecil saling kabar, ketawa receh, dan berbagi cerita, pelan-pelan tumbuh rasa yang lebih serius. Tanpa banyak kata manis, akhirnya kita sama-sama sadar: kita nggak cuma cocok ngobrol, tapi juga cocok jalan bareng. Sejak itu, perjalanan kita dimulai sederhana tapi penuh arti.